Thursday, 2 October 2014

Syukuran Milad Pertama KOPI(Komunitas Penulis IAIC)



 
(Photo bersama sebelum akhirnya terpisah jarak)


"Selamat Ulang Tahun Buat KOPI, Semoga Panjang Umur"--Nany Widyawati(Dosen IAIC)




Kemarin, tepat pada hari Sabtu, 27 September 2014 kami segenap keluarga besar KOPI, mengadakan acara tasyakuran milad KOPI, yang jatuh pada hari Senin, 23 September 2013. Acara itu dihadiri oleh seluruh anggota lama (terlantik) dan anggota baru. Selain itu hadir pula Bapak Asep Majidi Tamam, S.Ag selaku perwakilan dosen Institut Agama Islam Cipasung. Beliau merupakan penulis, sekaligus pemerhati politik di Tasikmalaya.


Acara tasyakuran berlangsung meriah, semangat dan antusiasme para kawan KOPI pun berapi-api . Acara itu dimulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.

Rangkaian acara dibagi menjadi dua season:

Season awal berupa upacara milad KOPI, yang dipandu langsung oleh Neng Hany Nuraeni(Bendahara). Setelah pembukaan dan lantunan kalam Ilahi dilanjutkan "nyanyi bareng" INDONESIA RAYA dan HIMNE KOPI. Di samping itu ada pemotongan tumpeng oleh Bapak Asep M Tamam yang kemudian potongannya diserahkan pada Pembina KOPI, Yaitu Kang Kiki Syukri Musthafa, ia merupakan salahsatu pendiri KOPI. Acara terus berlanjut hingga doa dan tutup. 



Kemudian acara pun dilanjutkan pada Season kedua, dibuka oleh Ketua Satu(bagian keorganisasian) yaitu Ilham Hilmi Salim. Diawal  ia membagikan semangat kepada para The Coffers(Panggilan untuk anggota KOPI) agar semangat mereka tak padam.

Season ini ternyata jauh lebih menarik dari sebelumnya, betapa tidak pasalnya, di season ini disediakan Games, Hidangan, Door Prize dan Photo bareng. Adapun gamenya yaitu, "Lanjut kata" game itu berkategori kelompok. Kemudian dari games "Lanjut Kata" itu dihasilkan satu kelompok juara dari empat kelompok yang ikut serta. Setelah game berakhir panitia lantas membagikan satu buah permen kepada para peserta yang belum juara. Dan masing-masing satu buah pulpen untuk para juara. :D




Akhir dari season itu, berupa sekapur sirih dari beberapa anggota KOPI selaku pihak yang ditinggalkan, kemudian dilanjut oleh Kang Kiki yang kini tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa IAIC. Sementara itu keadaan berubah menjadi hening dan mengharu biru, acara dilanjut dengan persembahan KARYA dari panitia untuk Kang Kiki.



"Dan nyatalah pada hari itu banyak harapan yang ditanam untuk KOPI, KAMI, dan untuk INDONESIA"

Dari KOPI, untuk INDONESIA. :)










 
Kawan KOPI
,
Petani Mimpi ^^

1 comment:

Unknown said...

Teh Zul hebat..!

Tags

Artikel (10) Pesantren (7) IAIC (5) puisi (4) Kampus (3) Mahasiswa (2) Potret (2) Wawasan (2) Buku (1) Cipasung (1) Inspiratif (1) Resensi (1) Sekolah (1) agama (1) kegiatan (1) traveling (1)