Thursday, 17 September 2015

Pondok Pesantren Cipasung Menerima Kelas Private Amtsilati



Tasikmalaya, Cipasung News

Sebanyak delapan orang guru dari Pondok Pesantren Manarul Islam di Aceh, yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan dua orang perempuan, menjadi utusan pemerintahan Aceh untuk mempelajari kitab Amtsilati karya KH. Taufiqul Hakim yang merupakan sebuah program pemula membaca kitab kuning, yang bertempat di Pondok yang didirikan oleh Almarhum Al-Maghfurullah KH. Ruhiat.

Menurut salah seorang peserta Eva Sholihatun, mereka tiba di Pondok Pesantren Cipasung pada Sabtu malam(12/09). Saat ini ke delapan peserta tersebut ditempatkan di wisma Ponpes Cipasung. Sementara itu, program ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan. Dengan didampingi sekaligus dibimbing oleh dua Ustadz, Asep Nursyamsi dan Hilmi. Pagi oleh Ustadz Hilmi dan Ustadz Asep pada sore dan malam harinya.

Dan masih menurut Eva, mereka sangat tertarik untuk mempelajari kitab Amtsilati tersebut, pasalnya selain mudah difahami, metode yang ditawarkan pun  praktis. Sehingga akan membuka jalan bagi para pemula, yang selama ini merasa kesulitan dalam mempelajari ilmu alat. Apalagi setelah program itu selesai, mereka akan langsung memberlakukan pembelajaran Amtsilati di kota serambi mekah tersebut. “Di Aceh belum ada, untungnya ada Cipasung yang bersedia untuk private kitab Amtsilati ini, Mbak.” Ungkap Eva dengan logat Acehnya saat ditemui sepulang mengaji.

No comments:

Tags

Artikel (10) Pesantren (7) IAIC (5) puisi (4) Kampus (3) Mahasiswa (2) Potret (2) Wawasan (2) Buku (1) Cipasung (1) Inspiratif (1) Resensi (1) Sekolah (1) agama (1) kegiatan (1) traveling (1)