ESTAFET PRESMA IAIC JATUH KE TANGAN SANG HAFIZH
Beberapa bulan setelah habis masa jabatan kepemimpinan Presiden Mahasiswa Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) periode 2015-2016. Akhirnya, pemilihan PRESMA untuk periode 2016-2017 pun digelar pada Rabu, 01 Juni 2016 bertepatan dengan lahirnya pancasila.
Acara yang dilaksanakan di gedung Aula IAIC itu berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00. Sebelum pemilihan berlangsung para calon PRESMA yang terdiri dari tiga pasangan tersebut diharuskan menyampaikan visi dan misi yang mereka miliki. Dan mesti menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta pemilihan dan tamu undangan.
Para calon kandidat adalah hasil verifikasi Rektor. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KOPURMA) Saiful Millah, "Sebenarnya ada 7 pasangan kandidat yang mendaftar. Namun setelah diverifikasi oleh Rektor, yang berhak maju hanya 3 pasangan." Ketiga pasangan calon PRESMA tersebut adalah Muhammad Fuad Syafi'i dan Muhammad Idad Arif calon nomor urut satu. Muhammad Fakhruddin dan Imron Rosyadi calon nomor dua. Dan calon nomor urut tiga, Aminuddin Aziz dengan Akbar Nugraha.
Akhirnya, setelah penghitungan surat suara selesai, keluarlah pasangan nomor satu Fuad dan Idad yang menerima estafet kepemimpinan di Instutut Agama Islam Cipasung sebagai ketua Presma dan wakil Presma periode 2016-2017. Pasangan nomor satu ini mendapatkan suara jauh lebih unggul dari ke dua pasangan lawannya, yaitu dengan perolehan suara 79. Sedangkan calon nomor 2 mendapatkan 35 dan calon nomor tiga memeperoleh 11 suara.
Ketua Presma terpilih, Muhammad Fuad Syafi'i yang berlatarbelakang hafizh, memiliki misi baru untuk memajukan IAIC. Tentu saja dengan mengandalkan kemampuannya dibidang Hafalan Alquran. Ia mengatakan, "Akan menjadikan mesjid kampus sebagai pusat kegiatan mahasiswa. Menambahkan satu program baru yaitu KT3 (Kuliah, Tahfizh, Tahsin dan Tafsir), hal itu demi untuk menunjang juga mengantisifasi mahasiswa tingkat akhir, yang mulai diwajibkan hafal juz 30."
No comments:
Post a Comment