Pak Ali Abdul Khalik Dosen Menggelitik
Mahasiswa di Institut Agama Islam Cipasung, saya yakin pada umumnya
mengenal dan barangkali pernah didoseni (baca:diajar) oleh Pak Ali Abdul
Khalik. Pasalnya, dosen satu ini tidak hanya mengajar di Program Studi
atau disingkat Prodi, PBA saja. Tetapi di prodi dan Fakultas lain
seperti Syariah dan Dakwah pun tentu beliau ngajar.
Setiap guru atau dosen tentu memiliki gayanya masing-masing saat
mengajar atau mengisi kuliah. Nah, hal itu saya rasakan sendiri. Mulai
dari saat duduk di bangku Sekolah Dasar hingga di Perguruan Tinggi saat
ini. Makanya Sudah banyak tipikal guru yang saya temui.
Berbicara tentang gaya mengajar. Mungkin anda pun akan mengiyakan. Bahwa
sepanjang perjalanan mengenyam pendidikan, kita tentu tidak terlepas
dari guru dengan gaya yang membosankan dan kejam. Tetapi lain dari pada
itu ada pula dosen atau guru yang justru menggemaskan dn bikin
ngefans. Jelas kita faham bahwa itu sangat manusiawi.
Saya jadi teringat guru favorit waktu SD. Pak Sony, entah bagaimana
kabarnya saat ini. Yang jelas pertemuan terakhir kami, saat sepupu saya
nikah. Itu pun beliau sudah lupa dengan saya, makanya saya ingat kan
beliau waktu itu. Ya dimana pun sekarang beliau berada, doa saya. Semoga
Allah membahagiakannya selalu. Amin
Kembali pada bahasan pokok, mengenai dosen yang akrab dengan sebutan Pak
Ali. Mengapa saya katakan menggelitik? Tentu itu beralasan, alasan
pertama.
Beliau humoris, mampu membuat suasana kelas tidak membosankan atau
menegangkan justru menyenangkan.
Alasan nomor dua, punya karakteristik yang unik, artinya beda dengan dosen yang lain. Unik apa nya? Ya pokoknya unik saja. Titik tanpa koma.
Rasakan saja sendiri, keunikannya.
Alasan nomor tiga, kata "Menggelitik" lah yang banyak beliau keluarkan
dari lisannyat ketika mengajar. Maka tidak heran bila saya sebagai
salahsatu dari sekian banyak anak buahnya pun ketularan. Hingga berani
saya katakan beliau itu "Dosen Menggelitik.
Di samping itu, perlu anda ketahui, beliau itu selalu punya jalan untuk
tidak disalahkan. Terkhusus ketika dalam pengajaran. Katanya itu bagian
strategi. sudah pokoknya. Beliau istimewa.
Lalu jika ditanya, anda mau jadi guru seperti apa? Mau jawab apa?
Tenang, pilihan dan jawaban, bisa lebih dulu di renungkan. Dengan kata lain ditangguhkan.
Selamat berfikir, selamat berproses dan selamat berlatih menjadi apa
yang ada inginkan. Pada akhirnya apapun dan bagaimana pun anda, yang
paling penting adalah bekerjalah dengan profesional.

No comments:
Post a Comment